I LOVE YOU

Posted: June 19, 2010 in Uncategorized

I Love You
With my every breath,
With all I have left,
From the deepest depths,
Of my heart, I love you.
With all of my strength,
With ten miles’ length,
Every thought I think,
I think that I love you.
For the length of forever,
As long as we’re together,
Through good and bad weather,
For always, I love you

Until the very end of days,
Until God takes my breath away,
Until death separates our ways,
Until then, I love you.
When no one is there,
When you think no one cares,
When love seems too rare,
Remember, I love you.
When everything’s gone,
When all has withdrawn,
When hopelessness dawns,
Don’t forget, I love you.
When you fall down,

Advertisements

REFLEKSI CINTA SEJATI

Posted: June 1, 2010 in sekitar kita


Untuk apa kita hidup????
Kita hidup di dunia Tumbuh menjadi besar. Sekolah dari TK, SD, SMP, SMU dan jika beruntung meneruskan kuliah. Lalu bekerja dan menikah. Punya anak. Jika umur panjang, masih bisa lihat cucu, buyut, dan -jika beruntung- canggah. Lalu mati. Itulah gambar kasar dari hidup kita. Lalu hari-hari hidup itu adalah bangun, mandi, makan pagi, bekerja atau sekolah, makan siang, mengisi waktu dengan berbagai aktivitas, mandi lagi, makan malam, dan tidur lagi. Kebanyakan dari kita melakukan hari-harinya seperti itu.

Lalu apa sebenarnya hidup kita ini ? Karl Marx pernah berkata, ” Hidup itu perut kenyang”. Maksudnya hidup itu untuk makan (saja). Sedangkan Sigmund Freud berpendapat hidup itu pemenuhan kebutuhan seksual belaka, lain tidak. Jika kita tanya orang-orang di sekitar kita tentang ‘untuk apa kita hidup ?’ mungkin -dan sangat mungkin- jawaban yang kita peroleh adalah sebanyak orang yang kita tanyai. Maksudnya adalah satu orang menjawab dengan jawaban yang berbeda-beda dari yang lainnya, sebagaimana pendapat Karl Marx berbeda dengan Sigmund Freud.
Read the rest of this entry »

Posted: June 1, 2010 in Uncategorized